Cerpen Berharap Dan Bersama



BERTAHAN DAN BERHARAP BERSAMA
Ada 4 mahasiswa yang saat ini masih berkuliah di universitas swasta di kawasan Depok. Mereka berteman kurang lebih selama 1 tahun 6 bulan. Mereka terdiri dari 3 perempuan dan 1 laki-laki. Mereka adalah Fitri, Dinda, Agni dan Malvin. Mereka satu angkatan, satu jurusan bahkan satu kelas. Bisa di bilang mereka udah mendapatkan kemistri satu sama lain. Karena sering bersama-sama ada salah satu dari mereka menyimpan perasaan lebih dari seorang teman.
Sekitar 3 bulan pertama mereka bertemu rupanya Malvin menyimpan rasa lebih kepada Agni. Malvin memperlakukan Agni berbeda dengan Fitri dan Dinda. Malvin lebih perhatian, lebih baik dan lebih sering berbicara dengan Agni. Menjelang 4 bulan pertemanan mereka tanpa Fitri dan Dinda ketahui Malvin menembak Agni. Agni pun menerima cinta Malvin tapi dengan syarat yaitu backstreet, Malvin pun menyetujui persyaratan yang Agni minta.
Beberapa bulan kemudian cinta Malvin dan Agni kandas. Kandasnya hubungan mereka di karenakan Agni lebih suka kalau Malvin hanya menjadi temannya. Malvin pun menerima keputusan Agni. Dan sekarang mereka hanya menjadi teman.
Beberapa hari setelah putus Malvin mencoba memberikan perhatian khusus ke Fitri. Fitri yang sebagai seorang wanita yang masih baru saja putus cinta diperlakukan tidak selayaknya seorang teman oleh Malvin melainkan perhatian seorang pria yang suka dengannya. Apalagi mereka setiap hari pulang bareng dan satu arah juga, di moment itulah perhatian lebih Malvin muncul. Karena terlalu sering diperhatikan khusus Fitri pun mulai suka kepada Malvin. Tapi Fitri hanya bisa memendam karena dia tahu kalau dia seorang wanita yang tidak bisa mengutarakan isi hatinya lebih dulu.
Pada suatu hari mereka mempunyai rencana untuk berkaroke bersama setelah selesai perkuliahan. Yang seperti biasanya di setiap karoke si Fitri tidak ingin bernyanyi dia lebih suka memainkan HP kawan-kawannya. HP Agni lah yang menjadi korban Fitri secara HP Agni baru, android pula, HP yang Fitri damba-dambakan sekarang ini. Dan Fitri membuka satu persatu folder yang ada di HP Agni tanpa terkecuali folder pesan, Fitri pun melihat ada kontak Malvin di dalam folder itu. Tanpa sengaja Fitri membuka dan membaca pesan yang Malvin dan Agni kirim itu. Setelah selesai membaca Fitri lebih banyak diam dan masih belum menyangka temannya itu pernah berpacaran dengan pria yang ia sukai.
Keesokan harinya Fitri menanyakan hal itu kepada Agni, Agni pun mengakuinya kalau dulu dia berpacaran dengan Malvin. Fitri hanya diam seribu bahasa setelah mengetahuinya langsung dari Agni. Fitri bingung harus menceritakan sikap Malvin ke Agni atau tidak sama sekali. Fitri takut jika dia bercerita nantinya Agni menyangka kalo Fitri terlalu pede, kalau tidak menceritakan ini ke Agni dia tidak tahu sebenarnya Malvin itu mempunyai perasaan yang sama atau tidak kepada Fitri. Usai berpikir Fitri memutuskan untuk tidak bercerita dulu sampai jelas nantinya.
Beberapa minggu belakang ini Fitri dekat kembali dengan mantannya via facebook. Tanpa Fitri ketahui Malvin memata-matai dia. Malvin merasa geram karena Fitri dekat kembali dengannya. Malamnya Malvin to the point sms Fitri kalau dia tidak suka melihat Fitri akrab kembali kepada sang mantan. Fitri bingung dan langsung bertanya maksud dari sms itu. Tidak lama Malvin membalas kalau dia suka dengan Fitri tapi Malvin mau melupakan itu karena bagi Malvin pacaran dengan temannya sendiri tidak enak. Karena Malvin udah mengatakan seperti itu Fitri pun berkata dengan apa adanya kalau dia juga suka dengan Malvin dan meminta untuk mencoba menjalani dulu. Tapi Malvin tetap ingin menjadi teman Fitri. Fitri patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan.. Keesokan harinya Fitri menceritakan kepada Agni kalau Malvin suka dengan Fitri. Dan Agni hanya berkomentar kalau Malvin menjadikan Fitri sebagai pelampiyasan secara Malvin belum lama ini mengatakan masih sayang kepada Agni.
Seiring berjalannya waktu Fitri, Dinda Agni dan Malvin bersikap seperti awal mereka berteman. Malvin pun beberapa bulan kemudian sudah mulai mendekati wanita lain yang sekelas juga. Wanita itu biasa dipanggil Uci. Fitri yang beranggap cinta dia untuknya itu ada tapi status pertemanan saja yang menjadi kendala kini harus pupus dan menerima takdir. Tak lama Malvin mendekati Uci akhirnya Malvin dan Uci berpacaran. Tapi Agni dan Dinda tidak menyetujui Malvin berpacaran dengan Uci sampai-sampai Dinda mengatakan Malvin dan Uci hanya berjalan 5 bulan. Mendengar perkataan itu Fitri masih berharap itu terjadi. Karena Fitri masih belum menerima kalau Malvin berpacaran dengan Uci. Fitri tetap bertahan menjadi Fitri yang belum bisa move on, semasa Allah masih mendekatkan dia dengannya. Karena doa Fitri setiap harinya “Jika dia jodohku dekatkanlah ya Allah jika dia bukan jodohku jauhkanlah”.

CINTA TIDAK MENGENAL USIA

Di sebuah pemukiman di tengah perkotaan ada seorang wanita separuh baya yang sudah ditinggalkan suaminya sekitar 7 tahun yang lalu. Wanita itu bernama bu Tati. Dia memiliki 5 orang anak, dan mereka pun sudah memiliki keluarga dan anak tetapi salah satu anaknya tinggal bersamanya. Meskipun bu Tati itu sudah ditinggal suaminya dia tidak ingin menyusahkan anak-anaknya. Dengan memanfaatkan harta yang ditinggalkan suaminya yaitu sebuah rumah bertingkat, dari itu dia membangun sebuah kost-kosatan. Yang biasa kos-kosan itu identik dengan penghuninya para remaja kali ini kosan bu Tati itu di tempati oleh orang-orang dewasa yang sudah berstatus menikah, dan di salah satu penghuni kosan itu ada yang berstatus duda yang separuh baya. Duda itu dari kasat mata usianya jauh lebih tua dibandingkan bu Tati. Profesi duda itu adalah sebuah supir angkutan umum jurusan Lebak Bulus – Senen. Duda itu bernama Bapak Aji.
Bu Tati dan Bapak Aji itu mempunyai background yang berbeda. Bu Tati seorang wanita yang muslimah yang taat akan ajaran agama yang selalu berpedoman dengan Hadisnya Al-Qur’an. Sedangkan Bapak Aji itu kebalikan dari Ibu Tati yang tidak taat akan ajaran agama dan tidak berpedoman dengan Al-Qur’an yang hobbynya berjudi dan bermain kartu. Selama bu Tati yang sebagai pemilik kosan harus bersikap ramah tamah kepada semua yang menempati kosannya termasuk kepada pak Aji. Selama 2 bulan pak Aji mengekos disana mereka sering berbincang bersama entah di depan kosan pak Aji atau depan rumah bu Tati. Berawal hanya berbincang-bincang tumbuhlah perasaan, perasaan yang lebih dari seorang pemilik kosan dengan penghuni kosan. Semenjak perasaan suka itu timbul bu Tati sering memberikan perhatian khusus. Bu Tati jadi sering memberikan secangkir kopi hangat dan beberapa roti. Tidak hanya dari segi memberikan makanan tapi dari segi penampilan bu Tati juga berubah 180 derajat, bu Tati jadi suka berdandanan dan berpenampilan menarik.
Pemapilan sudah berubah seperti biasanya para tetangga disekitarnya pun merasa aneh dan bertanya-tanya dengan penampilan bu Tati saat ini. Banyak yang sudah mengetahui kalo dia sedang merasakan puber kedua, tetapi ada juga yang masih penasaran dan bertanya langsung dengan dia. Mungkin tidak hanya para tetangga sekitar yang heran melihat bu Tati sekarang ini, menantu dan anaknya yang bernama Andry itu juga merasakan keanehan ibunya. Tanpa berpikir panjang Andry mencari tau penyebab perubahan ibunya akhir-akhir ini. Telusut demi telusut akhirnya Andry pun mengetahui dan mencari tahu backgraound duda yang disukai ibunya itu.
Baru pertama Andry melihat sosok pak Aji, Andry langsung memberi respon negative ke ibunya. Tanpa ragu-ragu Andry ngejugde pak Aji seorang duda yang nakal karena ada sebuah tato di lengannya. Beberapa hari kemudian, di tengah malam dimana Andry baru saja pulang kerja, Andry mendengar ada suara yang mecurigakan di kamar kosan pak Aji itu. Andry pun langsung memergoki pak Aji sedang berjudi dan bermain kartu. Malam itu juga Andry mengusir pak Aji dari tempat kosannya. Paginya dengan berat hati pak Aji pergi dari kosan itu. Bu Tati pun kecewa dan bersedih karena selama itu bu Tati tidak mengetahui kalau Pak Aji itu suka berjudi dan bermain kartu. Nasi sudah menjadi bubur, peristiwa sudah terjadi dan takkan bisa di ulang lagi. Walaupun bu Tati sudah kecewa tapi bu Tati masih menanti akan hadirnya duda itu.
Seminggu kepergian pa Aji dari kosan itu bu Tati menjadi pemurung dan suka bernyanyi nyanyian patah hati. Bu Tati menunggu kehadiran pak Aji dirumahnya tapi sudah beberapa hari ini pak Aji tidak menghubungi bu Tati. Bu Tati pun khawatir, tanpa berpikir panjang pagi-pagi bu Tati pergi mencari pak Aji di tempat pangkalan angkutan umum. Berhari-hari bu Tati mendatangi pangkalan angkutan umum itu tapi bu Tati tidak pernah bertemu pak Aji.
Beberapa minggu kemudian tanpa di duga-duga pak Aji datang ke rumah bu Tati. Ia meminta maaf telah menghilang dan mengecewakan bu Tati. Bu Tati pun terkejut melihat  perubahan pak Aji yang sekarang ini sudah tidak ada tato yang menempel di lengannya. Tidak berpikir panjang pak Aji melamar bu Tati sebagai pendamping hidupnya ( istri ). Sepatah kata pun tak terlontar dari mulutnya bu Tati karena ia terkejut dan bingung harus menjawab iya atau tidak karena di sisi lain ia harus meminta izin kepada semua anaknya termasuk Andry. Bu Tati meminta agar pak aji datang lagi setelah Andry pulang kerja.
Malamnya pak Aji datang kembali, pak Aji langsung meminta izin kepada Andry untuk merestui ibunya menikah dengannya. Andri tetap pada pendiriannya yang menolak pak Aji sebagai ayah tirinya kelak. Pak Aji pun pantang menyerah, ia terus meyakinkan Andry bahwa sekarang ini dia sudah berubah dan akan terus berubah mejadi yang terbaik untuk ibunya. Andry luluh dengan bersyarat. Andry memberikan syarat “saya akan merestui jika kelima anak ibu juga merestui”. Beberapa hari kemudian semua anak bu Tati dikumpulkan dan diceritakan semua yang terjadi. Tidak menunggu lama keputusan dari kelima anak bu Tati itu pun terlontar. Kata SETUJU dan MERESTUI lah yang diucapkan kelima anak bu Tati.
Selang dua minggu bu Tati dan pak Aji melangsungkan pernikahan yang sederhana mengingat usia mereka sudah tidak muda lagi. Senang dan bahagia yang terpancar dari wajah kedua mempelai.


NB : Maaf apabila ada kesamaan nama.

Tugas 4 Softskill

Tugas :
1. Beri contoh outline atau kerangka karangan berdasarkan bidang kajian kalian (akuntansi, keuangan, pajak, dsb).
2. Kembangkan outline tersebut dengan pemikiran yang sistematis, kelogisan, dan relevansi serta terpusat pada tema yang ditentukan.
3. Outline dikembangkan dengan singkat, jelas, dan menggunakan kalimat efektif. Perhatikan letak kalimat utama, setiap paragraf hanya cukup 1 kalimat topik.

1. Contoh Kerangka Karangan

Tema      : Pajak
Judul       : Perpajakan Indonesia Dalam Pajak Penghasilan Pasal 21

1. Pengertian Pajak
2. Pajak Penghasilan
    2.1. Undang-Undang Pajak Penghasilan
    2.2. Pengertian Pajak Penghasilan
    2.3. Subjek Pajak Penghasilan
3. Pajak Pengertian Pasal 21
    3.1. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 21
    3.2. Objek Pajak Penghasilan Pasal 21
    3.3. Wajib Pajak Pajak Penghasilan Pasal 21
    3.4. Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21
    3.5. Penghasilan Tidak kena Pajak

2. Mengembangkan kerangka karangan

Tema         :  Pajak
Judul         : Perpajakan  Indonesia Dalam Pajak Penghasilan Pasal 21
1.   Pengertian Pajak
        Pajak adalah suatu jenis pungutan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyat berdasarkan Undang-Undang yang dapat dipaksakan dimana diperbayar tidak mendapatkan imbalan yang langsung dapat ditunjukan dan digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah.  Pajak digunakan untuk membiayai pembangunan nasional dan untuk mengisi kas negara. Berdasarkan pembebanan pajak dibedakan menjadi dua yaitu : Pajak Langsung dan Pajak Tidak Langsung. Pajak  Langsung adalah pajak yang pembebanannya tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Dan pajak tidak langsung  adalah pajak yang pembebanannya dapat dialihkan kepada orang lain.
2.  Pajak Penghasilan
     2.1. Undang-Undang Pajak Penghasilan
        Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan yang mana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1994 kemudian  diubah kembali dengan Undang-Undang 17 Tahun 2000 dan yang terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 mengatur mengenai Pajak Atas Penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan. Perubahan undang-undang pajak penghasilan dimaksudkan untuk tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip perpajakan yang dianut secara adil.

     2.2. Pengertian Pajak Penghasilan
       Pajak Penghasilan adalah suatu pungutan yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dalam tahun pajak.  Ditinjau dari pengelompokkannya, Pajak Penghasilan dikategorikan sebagai Pajak Pusat. Dan ditinjau dari sifatnya dikategorikan sebagai Pajak Subjektif.

      2.3. Subjek Pajak
        Subjek pajak adalah pihak-pihak yang berkewajiban untuk menghitung, menetapkan, melunasi dan melaporkan utang pajak apabila telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan Undang-Undang. Subjek pajak meliputi orang pribadi, badan, warisan yang belum dibagi dan Bentuk Usaha Tetap. Subjek pajak terdiri dari subjek pajak dalam negeri dan subjek pajak luar negeri. Subjek pajak dalam negeri adalah orang yang tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam waktu 12 bulan atau orang yang berniat untuk tinggal di Indonesia selama-lamanya dan badan yang didirikan atau berkedudukan di Indonesia. Sedangkan subjek pajak luar negeri adalah orang yang tinggal di Indonesia kurang dari 183 hari dalam waktu 12 bulan, orang yang tidak tinggal di Indonesia tetapi menerima penghasilan dari Indonesia dan badan yang didirikan atau berkedudukan di luar negeri tetapi memperoleh penghasilan dari Indonesia.

3. Pajak Penghasilan Pasal 21
    3.1. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21)
       Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah suatu pungutan yang dikenakan oleh subjek pajak sehubungan dengan penghasilan yang diperoleh seperti gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama apapun sehubungan pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang dilakukan oleh wajib pajak orang pribadi dan badan. Dasar hukum pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 21 ialah Pasal 21 Undang-Undang Pajak Penghasilan; Kep 545/Pj/2000 tanggal 29 Desember 2000 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor 15/Pj/2006 tanggal 23 Februari 2006 tentan Petunjuk Pelaksanaan Pemotong Penyetoran dan Pelaporan PPh 21 dan PPh 26. Pajak Penghasilan 21 dipotong atas penghasilan yang diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri (WPDN) seperti WNI dan WNA.

     3.2. Objek Pajak Penghasilan Pasal 21
        Objek pajak dalam pajak penghasilan 21 adalah penghasilan. Yang dimaksud penghasilan ialah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima oleh wajib pajak dari manapun asalnya baik yang diterima dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dengan nama atau bentuk apapun yang dapat digunakan untuk konsumsi dan menambah kekayaan wajib pajak. Penghasilan dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu : penghasilan dari pekerjaan dan jasa, penghasilan dari usaha  dan kegiatan, peghasilan dari modal dan sewa atau penggunaan harta, dan penghasilan lain-lain.

     3.3. Wajib Pajak PPh Pasal 21
       Wajib Pajak dalam Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah orang pribadi dan badan. Wajib pajak biasa disebut dengan subjek pajak yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu. Wajib pajak terdiri dari wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ).

     3.4. Tarif Pajak PPh Pasal 21
       Berdasarkan ketentuan Pasal 17 Ayat (1)Undang-undang Pajak Penghasilan, besarnya tarif Pajak Penghasilan yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak Dalam Negeri yang telah menjalankan usaha atau kegiatan di Indonesia melalui suatu Bentuk Usaha Tetap, sebagai berikut :
a. Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
Lapisan Penghasilan Kena Pajak
Tarif Pajak
Sampai dengan Rp. 50.000.000
5%
Di atas Rp. 50.000.000 sampai dengan Rp. 250.000.000
15%
Di atas Rp. 250.000.000 sampai dengan Rp. 500.000.000
25%
Di atas Rp. 500.000.000
30%
 b. Untuk Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap
Tarif untuk Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap 25% yamg sudah diperbaharui dan mulai berlaku sejak Tahun Pajak 2010.

   3.5. Penghasilan Tidak Kena Pajak
      Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) merupakan pengurangan penghasilan neto orang pribadi sebagai wajib pajak dalam negeri dalam menghitung penghasilan kena pajak yang harus dibayar wajib pajak di Indonesia . PTKP diatur dalam pasal 7 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan. Besarnya PTKP tersebut adalah:
Jenis Penghasilan Tidak Kena Pajak
Setahun
Sebulan
Untuk Wajib Pajak Sendiri.
Rp.  15.840.000
Rp. 1.320.000
Tambahan Wajib Pajak yang berstatus Kawin.
Rp.    1.320.000
Rp.     110.000
Tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan suami.
Rp.  15.840.000
Rp. 1.320.000
Tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah, semenda dalam garis keturunan lurus, serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya paling banyak 3 orang.
Rp.    1.320.000
Rp.    110.000