Puisi Tuk Sahabat

Aku bukanlah orang yang kaya
Bukan pula orang yang serba bisa
Aku hanya orang yang di ciptakan hanya berbekal nyawa
Tapi........
Tuhan memang sayang padaku
Hingga kini ku tak hanya memiliki nyawa
Tapi  juga memiliki sahabat yang baik
Hati hanya dapat mencintai dalam sekejab
Kaki hanya dapat melangkah sejauh lelah
Bunga ditaman tak selamanya indah
Tapi.........
Mengenangmu sebagai sahabatku adalah hal yang terindah dan takkan bisa terlupakan.....



I miss you my best friend :)

KEHILANGAN

Ketidak hadiranmu disisiku
Membuat hari-hariku hampa
Sungguh aku merasa kehilanganmu
Aku rindu suaramu
Aku rindu nasehat-nasehatmu
Aku rindu perhatianmu
Akan tetapi........
Semua itu hilang
Semua sebabku
Semua karnaku
Maaf........
Maaf........
Maafkan aku
Kembalilah kau seperti yang dulu
Jangan menjauh seperti ini..............!
Jangan ada jarak diantara kita :'(

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Di Lihat Dari Sisi Anggota

BAB IX
EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA




^-^  Efek-efek ekonomis koperasi
^-^  Efek harga dan efek biaya
^-^  Analisis hubungan efek ekonomis dengan keberhasilan koperasi
^-^  Penyajian dan analisis neraca pelayanan

Efek-Efek Ekonomis Koperasi

Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
1. Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi.

Efek Harga dan Efek Biaya

Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.

Analisis Hubungan Efek Ekonomis dan Keberhasilan koperasi

Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota.
Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tsb.

Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan

Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangantantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan.
Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
1. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
2. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.
Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat.
Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi.

Sumber :

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Di Lihat Dari Sisi Perusahaan

BAB X
EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DI LIHAT DARI SISI PERUSAHAAN


• Efektivitas Perusahaan Koperasi
• Efisiensi Koperasi
• Analisis Laporan Keuangan
 

Efisiensi Perusahaan Koperasi

Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orang-orang bukan kumpulan modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.
• Ukuran kemanfaatan ekonomis adalah adalah manfaat ekonomi dan pengukurannya di hubungkan dengan teori efisiensi, efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau di perolehnya manfaat ekonomi.
• Efesiensi adalah: penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia disebut(Efisien)
• Manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang di terima anggota dapat di hitung dengan cara sebagai berikut:
  TME = MEL + METL
  MEN = (MEL + METL) – BA
• Bagi suatu badan usaha koperasi yang melaksanakan kegiatan serba usaha (multipurpose), maka besarnya manfaat ekonomi langsung dapat di hitung dengan cara sebagai berikut :
  MEL = EfP + EfPK + Evs + EvP + EvPU
  METL = SHUa

Efisiensi Perusahaan atau Badan Usaha Koperasi:

1. Tingkat efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota
  (TEBP) = Realisasi Biaya pelayanan / Anggaran biaya pelayanan  
         = Jika TEBP < 1 berarti efisien biaya pelayanan BU ke anggota
2. Tingkat efisiensi biaya usaha ke bukan anggota
   (TEBU) = Realisasi biaya usaha / Anggaran biaya usaha
          = Jika TEBU < 1 berarti efisien biaya   usaha

Efektivitas Koperasi

• Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya(Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa di sebut efektif.
• Rumus perhitungan Efektivitas koperasi (EvK) :
  EvK= Realisasi SHUk + Realisasi MEL
  Anggaran SHUk + Anggaran MEL = Jika EvK >1, berarti efektif

Produktivitas Koperasi

Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus perhitungan Produktivitas Perusahaan Koperasi
PPK = SHUk x 100 % / Modal koperasi (1)
PPK = Laba bersih dr usaha dgn non anggota x 100% / Modal koperasi (2)

(1) Setiap Rp.1,00 Modal koperasi menghasilkan SHU sebesar Rp…..
(2) Setiap Rp.1,00 modal koperasi menghasilkan laba bersih dari usaha dengan non anggota sebesar Rp….
 
Analisis Laporan Keuangan

Laporan keuangan koperasi selain merupakan bagian dari system pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari laporan
pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi.
Dilihat dari fungsi manajemen, laporan keuangan sekaligus dapat
dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi.
Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak berbeda dengan
laporan keuangan yang di buat oleh badan usaha lain. Secara
umum laporan keuangan keuangan meliputi (1) Neraca, (2)
perhitungan hasil usaha (income statement), (3) Laporan arus kas(cash flow), (4) catatan atas laporan keuangan (5) Laporan
perubahan kekayaan bersih sbg laporan keuangan tambahan.

• Adapun perbedaan yang pertama adalah bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang berasal dari anggota dan bukan anggota. Alokasi pendapatan dan beban kepada anggota dan bukan anggota pada perhitungan hasil usaha berdasarkan perbandingan manfaat yang di terima oleh anggota dan bukan anggota.
• Perbedaan yang kedua ialah bahwa laporan koperasi bukan merupakan laporan keuangan konsolidasi dari koperasi-koperasi. Dalam hal terjadi penggabungan dua atau lebih koperasi menjadi satu badan hukum koperasi, maka dalam penggabungan tersebut perlu memperhatikan nilai aktiva bersih yang riil dan bilamana perlu melakukan penilaian kembali. Dalam hal koperasi mempunyai perusahaan dan unit-unit usaha yang berada di bawah satu pengelolaan, maka di susun laporan keuangan konsolidasi atau laporan keuangan gabungan.

Sumber :

Sifat Golongan Darah


Sifat Golongan Darah
*  Yang paling gampang ngaret soal waktu :
1. B (karena nyantai terus) 
2. O (karena flamboyan) 
3. AB (karena gampang ganti program)
4. A (karena gagal dalam disiplin)

*  Yang paling susah mentolerir kesalahan orang : 
1. A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar) 
2. B (karena easy going tapi juga easy judging)
3. AB (karena asal beda) 
4. O (karena easy judging tapi juga easy pardoning)

*  Yang paling bisa dipercaya 
1. A (karena konsisten dan taat hukum) 
2. O (demi menjaga balance) 
3. B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4. AB (mudah ganti frame of reference)

*  Yang paling disukai untuk jadi teman 
1. O (orangnya sportif) 
2. A (selalu on time dan persis) 
3. AB (kreatif) 
4. B (tergantung mood)

*  Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai 
1. B (egois, easy come easy go, maunya sendiri) 
2. AB (double standard) 
3. A (terlalu taat dan scrupulous)
4. O (sulit mengalah)

*  MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN Yang paling mudah kesasar/ tersesat 
1. B 
2. A 
3. O 
4. AB

*  Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga 
1. O (jago olah raga) 
2. A (persis dan matematis) 
3. B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan
gulat jepang bergoldar B) 
4. AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

*  Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin 
1. O (krn berjiwa leadership dan problem-solver) 
2. A (krn berpribadi “minute” dan teliti)
3. B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan) 
4. AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

*  Yang paling gampang nabung 
1. A (suka menghitung bunga bank) 
2. O (suka melihat prospek) 
3. AB (menabung krn punya proyek)
4. B (baru menabung kalau punya uang banyak)

*  Yang paling kuat ingatannya 
1. O 
2. AB 
3. A 
4. B

*  MENYANGKUT KESEHATAN Yang paling panjang umur 
1. O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!) 
2. A (hidup teratur) 
3. B (mudah cari kompensasi stress)
4. AB (amburadul)

*  Yang paling gampang gendut 
1. O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi) 
2. B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3. A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet) 
4. AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

*  Yang paling gampang flu/demam/ batuk/pilek 
1. A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular) 
2. AB (lemah thd hygiene) 
3. O (makan apa saja enak atau nggak enak) 
4. B (makan, tidur nggak teratur)

*  Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta 
1. O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an) 
2. A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
3        3.   B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
4        4.  AB (hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”)

*  Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin 
1. B (tetap mendengkur meski ada Tsunami) 
2. AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3. A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum) 
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

*  Yang paling cepet tertidur 
1. B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur) 
2. O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah ken ngantuk)
 
     3. AB (tergantung kehendak) 
4. A (tergantung aturan dan orario)

*  Penyakit yg mudah menyerang 
1. A (stress, majenun/linglung) 
2. B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru) 
3. O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
4. AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

*  Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat 
1. A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang
dan serius) 
2. B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur) 
3. O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
4.  AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega)